TIGASIKU.ORG – Keluarga Besar Betawi Tiga Suku menggelar buka puasa bersama sekaligus santunan untuk anak yatim piatu dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadan 1447 H. Acara tersebut bakal digelar pada Sabtu (7/3/2026) di aula Karang Taruna Meruya Utara Jakarta.
Mursalih, Ketua Perkumpulan Arisan Tiga Suku mengatakan, pelaksanaan buka puasa bersama ini merupakan yang pertama semenjak komunitas ini terbentuk. “Kami pun mengajak komunitas serta lembaga yang ada di Kampung Tiga Suku untuk turut terlibat dalam acara ini,” ujar dia awal pekan ini, Senin (2/3/2026).
Oleh sebab itu, sejumlah komunitas turut berpartisiasi di acara ini, semisal Muda Jakarta, Forum Komunikasi Masyarakat Betawi Tiga Suku (Forkombets), Singgah Mata, Sanggar Dian Srikandi, Sahabat Peci Merah (SPM), Karang Taruna Meruya Utara, Dapur Zee, Nasrudin Law Firm, serta Kreasi Manunggal. Termasuk Rumah Belajar Tiga Siku dan Rambukota.ID yang turut serta memeriahkan acara tersebut.
Pria yang akrab disapa Bang Abun ini juga memproyeksikan acara ini akan dihadiri sekitar 80-an anggota serta para tokoh masyarakat setempat. Untuk menambah keberkahan, pihaknya juga mengundang sejumlah anak yatim piatu untuk diberikan santunan.
“Selain menjadi wadah perkumpulan orang tua dan anak muda di Kampung Tiga Suku, kami berharap bisa memberikan kontribusi positif untuk wilayah kami sendiri, ya dengan kegiatan santunan ini,” imbuh Abun.

Rencananya, anak-anak yatim piatu yang akan diundang di acara bukber dan santunan Ramadan 1447 H ini akan berasal dari Kelurahan Meruya Utara dan Kelurahan Srengseng, Kembangan Jakarta Barat.
Menjemput keberkahan
Santunan anak yatim merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan menyantuni anak yatim, kita tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga mendapatkan keutamaan-keutamaan yang besar.
Hal tersebut sebagaimana dianjurkan dalam hadist Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang diriwayatkan Imam Bukhiri. Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan orang yang mengasuh anak yatim di surga seperti ini (beliau menunjukkan jari telunjuk dan jari tengahnya).”
Selain mendapatkan karunia dan pahala besar, mengasihi anak yatim mendapatkan keberkahan. Tentunya akan dapat meningkatkan iman dan takwa bagi umat yang menjalankannya.
Berkasih sayang kepada anak yatim piatu juga menjadi jalan lantaran doa mereka yang sangat mustajab. Dengan begitu, menyantuni anak yatim bukan hanya sekedar membantu, tetapi juga merupakan investasi untuk akhirat